Komitmen ?, mungkin lebih pada karya pribadi yang terus menerus dilakukan. Lalu dimana kepekaan kalian ?, halaman kita kosong, bahkan berpura untuk menengok pun tidak. Lalu apa yang di awal dijanjikan jika halaman itu akan bersama kita tata dengan indah. Hanya semangat yang membara di awal, sekilas tampak nyata namun sangat teramat jauh. Berusaha untuk tidak menyalahkan tapi hanya sekedar mengingatkan tentang komitmen di awal. Beberapa orang sudah membuang kepentingan pribadi mereka demi halaman bersama itu, namun beberapa yang lain terasa menjauh dari halaman itu. Pelan-pelan mulai mendirikan brand baru yang mungkin menunjukkan bahwa "itulah dia", "itulah aku", "kita tidak sama".
Salah seorang pasti ada yang sadar entah berusaha menyembunyikan dengan diam, atau seperti seseorang yang lainya yang tahu namun lebih sibuk memikirkan dunianya yang baru. Sekali lagi komitmen yang dibentuk di awal terlupakan sedikit demi sedikit ketika tidak ada hal yang berarti. Bukankah waktu tiap detiknya sangat berarti ?, lau siapa yang membuat ini tidak berarti ?, apakah diri kalian sendiri ?, mungkin "ya".
Apa yang coba ditunjukkan dari semua ini, seorang bertanya. Lalu seorang lagi mencoba menjawab "Aku". Seorang yang bertanya terheran-heran "Mengapa kau harus menunjukkan dirimu ?, bukankah dari dulu kau selalu terlihat samar ?!, mencoba menunjukkan tapi hanya seperti sendok yang benar-benar berfungsi dan diperhatikan ketika sudah saatnya makan". Beberapa orang mungkin tersenyum, tapi mereka pun bertanya mengapa mereka tersenyum, hanya sekedar gurauan Selama masih mendengar detik jam.
Dua bahkan tiga orang belajar memahami satu sama lain, tapi ternyata pada akhirnya juga akan gagal juga. Seharusnya hal seperti itulah yang harus ditertawakan, "oh" bahkan lebih, lebih yang bukan berati bebas, tp diam yang ternyata lebih menertawakan.
No comments:
Post a Comment